aksesoris kamera murah
www.gudangkamerasolo.com
www.gudangkamerasolo.com Aksesoris Body, Aksesoris Filter, Aksesoris Flash, Aneka Baterai, Aneka Kabel, Battery Grip / Vertical Grip, Filter Kamera, Flash, Focusing Screen & Magnifier, Hot Shoe Adapter, Lens Adapter / Lens Mount Adapter, Lens Cap & Cover, Lens Converter, Lens Hood, Lens / Camera Cleaner, Macro, Peralatan Studio, Release Shutter, Step Up / Step Down Ring, Strap, Pouch, Bag, Strobist Area, & Trigger Kamera.
Shopping Cart
shopping cart 0 item
Categories
News
17 Maret 2014
6 Tips Jitu Hunting Foto Kampanye Parpol
Jakarta - Musim kampanye partai politik telah digelar hingga beberapa pekan ke depan. Momen tersebut tidak hanya menarik secara politik melainkan sangat atraktif secara visual. Dari ekpresi simpatisan, warna-warni atribut kampanye, properti yang unik hingga jumlah massa kolosal membuat semuanya sudah terlihat menarik secara alamiah. Namun bukan berarti tinggal mengarahkan lensa dan memencet shutter, kemudian dihasilkan foto yang memuaskan. Tetap saja ada kaidah-kaidah umum fotografi maupun kemampuan teknis yang menjadi pegangan. Sehingga hasil foto tidak hanya merekam kenyataan, melainkan mampu menciptakan kenyataan baru di selembar foto. detail

28 Februari 2014
Cara Darwis Triadi Memandang Obyek
Saya rada kecewa ketika panitia mengabarkan bahwa akhirnya yang menjadi nara sumber Workshop Fotografi Jurnalistik Lanjutan om Darwis Triadi. Bagi saya, nama besarnya tidak berada pada bidang fotografi jurnalistik. Bagi saya, seorang Darwis Triadi hanyalah seorang fotografer model wanita-wanita cantik. Bagi saya, seorang Darwis Triadi tak layak menggantikan Arbain Rambey dan Oscar Motuloh, dua nama yang sempat saya hubungi tapi tak bisa karena alasan waktu. detail

13 Agustus 2013
Mengenal Lebih Dekat Teknik Foto HDR
Aslinya foto High Dynamic Range atau yang biasa disebut HDR adalah tehnik menggabungkan beberapa buah foto yang memiliki eksposure berbeda sehingga menghasilkan gambar yang memiliki jangkauan dynamic range lebih luas mulai dari area tergelap hingga area paling terang dalam sebuh foto. Ciri khas yang melekat pada foto yang diolah dengan tehnik ini adalah efek dramatis yang dihasilkan serta detail foto akan meningkat. detail

25 Juni 2013
Memotret Saat Berkabut
Jakarta - Kabut itu sering dibenci, tapi juga sering diharapkan. Memotret pemandangan kabut itu dibenci karena membuat pemandangan tidak jelas, saturasi warna rendah, dan datar. Di lain pihak, kabut juga diharapkan saat memotret pemandangan di pagi hari, karena memberikan kesan misterius. detail

» index berita
News

Tips Memotret Model

11 Maret 2012

Untuk memotret model, pertama kita harus mempunyai sebuah kamera. Setiap jenis kamera bisa dipakai dalam pemotretan ini. Sedikit menyinggung tentang alat, untuk pemotretan seorang model idealnya memakai kamera yang lensanya bisa dilepas tukar. Sehingga dalam proses pemotretan kita dapat membuat foto close up dengan menggunakan lensa tele atau lensa zoom. Tapi kalau anda hanya mempunyai jenis kamera pocket atau hanya memanfaatkan fasilitas kamera di handphone anda, itu bukan menjadi masalah.

Untuk memotret seorang model, kita memakai teknik foto close up. Sebuah foto close up adalah foto yang menampilkan bagian tubuh si model mulai kepala sampai bagian pinggang. Selain itu juga adalah istilah ekstrem close up, yang mempunyai arti foto yang menampilkan bagian wajah si model. Bahkan bisa hanya bagian mata saja. Untuk pemotretan ekstrem close up lebih bagus kalau dilakukan dengan jenis kamera yang lensanya bisa dilepas tukar. Dan untuk topik bahasan ini, berfokus pada pemotretan close up dengan menggunakan semua jenis kamera. Karena topik ini lebih mengutamakan bagi anda yang belum paham tentang ilmu fotografi dan ingin belajar tentang teknik fotografi.

Berikut beberapa tips untuk memotret model.

KAMERA
Semua jenis kamera bisa dipakai, baik jenis digital atau konvensional (kamera film) bahkan kamera pada handphone. Apabila kamera anda memiliki fasilitas zoom, gunakan pada posisi zoom atau tele. Sehingga jarak anda dengan model yang anda potret bisa agak jauh. Dan usahakan tidak memotret dengan  lensa pada posisi wide angle (lensa lebar) khususnya untuk pemotretan close up. Karena selain jarak anda dengan model lebih dekat, pada hasil foto wajah model akan terlihat lebih lebar karena distorsi. Contoh efek distorsi bisa dilihat kalau anda berkaca di depan kaca yang berbentuk cembung.

WAKTU
Kalau anda memotret dengan memanfaatkan cahaya matahari atau diluar ruangan, waktu yang ideal untuk pemotretan adalah jam 8 – 10 pagi atau jam 3 – 5 sore. Karena pada waktu – waktu tersebut cahaya matahari masih lembut. Sehingga bayangan yang muncul di bagian bawah kelopak mata, hidung dan leher tidak terlalu keras atau lembut.



PENCAHAYAAN

Arahkan cahaya yang datangnya dari matahari di sisi kanan atau kiri model (teori pencahayaan samping). Kalau cahaya matahari masih belum keras anda bisa menempatkan model dengan menghadap sejajar arah matahari. Hal ini selama mata sang model tidak mengecil karena menahan datangnya cahaya matahari. Untuk mengantisipasi bagian wajah yang lebih gelap karena tidak terkena cahaya matahari, anda bisa menggunakan kertas putih atau kain putih yang dibentang menghadap ke arah bagian wajah yang agak gelap. Kertas putih atau kain putih berfungsi sebagai reflektor atau media pantul dari cahaya matahari. Di bidang fotografi teknik ini disebut fill in light (cahaya pengisi)

Penting : Jangan sekali-kali anda memotret model dengan posisi kamera melawan cahaya matahari (cahaya matahari dari belakang model). Karena pengukur cahaya di kamera anda akan membaca cahaya yang datangnya dari matahari bukan dari cahaya yang berada di area wajah model. Dan foto yang dihasilkan wajah model tampak gelap sementara bagian belakang model terang (siluet).